Pendahuluan: Mengapa Konfigurasi Multitasking Penting
Multitasking atau kemampuan menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan sudah menjadi kebutuhan pokok dalam penggunaan perangkat modern, baik itu komputer, laptop, maupun ponsel. Tanpa pengaturan yang tepat, multitasking justru bisa membuat alur kerja terhambat karena jendela aplikasi yang saling tumpuk, atau proses beralih antar aplikasi yang tidak efisien. Oleh karena itu, setiap sistem operasi menyediakan menu konfigurasi multitasking yang memungkinkan pengguna menyesuaikan perilaku seperti snapping window, tampilan Alt+Tab, serta cara aplikasi berinteraksi saat dipanggil di latar belakang. Artikel ini akan membahas secara mendalam konfigurasi multitasking pada Windows, Android, Chromebook, dan macOS. Dengan memahami pengaturan ini, Anda dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi gangguan saat bekerja dengan banyak aplikasi sekaligus.
Konfigurasi Multitasking di Windows 10 dan 11
Di lingkungan Windows, menu pengaturan multitasking dapat diakses melalui jalur Menu Iniciar > Configurações (ikon roda gigi) > Sistema > Multitarefa. Di sinilah Anda bisa mengendalikan fitur Ajustar Janela atau Snap Window, yang memungkinkan jendela aplikasi menempel ke tepi layar untuk pengaturan layar terbelah. Secara default, Windows 10 dan 11 mengaktifkan snap assist, tetapi Anda bisa menonaktifkannya atau menyesuaikan apakah jendela secara otomatis diresize saat diseret ke sudut. Selain itu, terdapat opsi untuk mengatur perilaku Alt+Tab. Anda dapat memilih apakah Alt+Tab hanya menampilkan jendela yang sedang aktif, atau juga menampilkan semua jendela secara penuh, termasuk jendela dari desktop virtual lain. Pengaturan ini sangat berguna bagi pengguna yang sering berganti konteks pekerjaan.

Fitur lainnya adalah Timeline dan Virtual Desktops. Meskipun Timeline mulai dihapus di Windows 11, konsep desktop virtual tetap menjadi andalan. Anda bisa membuat beberapa desktop dan mengatur aplikasi mana yang muncul di masing-masing desktop. Dalam menu multitasking, ada pula opsi untuk mengontrol apakah aplikasi pada taskbar hanya ditampilkan untuk desktop aktif atau untuk semua desktop. Dengan mengaktifkan opsi tersebut, Anda dapat memisahkan pekerjaan dan hiburan secara rapi. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa membaca panduan resmi dari Suporte da Microsoft tentang pengaturan multitasking.
Konfigurasi Multitasking di Android (Samsung dan Perangkat Generik)
Sistem operasi Android, terutama pada perangkat Samsung dengan antarmuka One UI, menawarkan fitur multitasking yang cukup kaya. Untuk mengaktifkan mode layar terbelah, Anda biasanya perlu masuk ke pengaturan lanjutan. Pada Samsung, buka Configurações > Recursos Avançados > Laboratórios e ative a opção "Enable split-screen swipe-up gesture". Setelah itu, Anda bisa membuka aplikasi terbaru, lalu swipe ke atas dengan dua jari untuk masuk ke mode split. Pengaturan multitasking lainnya meliputi pop-up view, di mana aplikasi dapat mengapung di atas aplikasi lain. Anda bisa mengatur ukuran dan posisi jendela apung tersebut.

Pada ponsel Android generik (stok Android), akses ke pengaturan multitasking sedikit lebih tersembunyi. Biasanya, Anda perlu mengaktifkan System UI Tuner melalui menu Configurações > Sistema > System UI Tuner. Di dalamnya, terdapat opsi untuk mengaktifkan gesture split-screen dengan swipe ke atas. Setelah diaktifkan, Anda bisa membuka daftar aplikasi terbaru dan menekan ikon aplikasi untuk memilih "Split screen". Perlu dicatat bahwa tidak semua perangkat Android memiliki fitur System UI Tuner secara eksplisit; beberapa pabrikan menyembunyikannya atau menggantinya dengan menu khusus. Anda dapat mempelajari langkah detailnya melalui artikel di Tecmundo yang membahas cara mengaktifkan fitur multitasking yang jarang ditemukan di Android.
Konfigurasi Multitasking di Chromebook
Chromebook menjalankan Chrome OS yang dirancang sederhana namun efisien dalam multitasking. Pengaturan multitasking di Chromebook dapat ditemukan melalui menu Configurações > Multitarefa. Di sini, Anda dapat mengaktifkan opsi "Allow windows to float" agar jendela aplikasi bisa melayang di atas jendela lain. Selain itu, Anda bisa mengatur perilaku Alt+Tab. Secara default, Alt+Tab di Chrome OS hanya menampilkan jendela aplikasi, bukan tab browser. Namun, jika Anda mengaktifkan opsi "Show all open windows in Alt+Tab", maka semua jendela dari berbagai aplikasi akan muncul saat Anda menekan Alt+Tab. Ini sangat membantu jika Anda bekerja dengan banyak aplikasi web.

Chromebook juga mendukung fitur virtual desks. Anda bisa membuat beberapa desktop dengan mengklik ikon "Desks" di samping tombol peluncur aplikasi. Saat desktop baru dibuat, Anda dapat menyeret jendela aplikasi ke desktop tersebut. Pengaturan multitasking memungkinkan Anda memilih apakah jendela yang difloatkan akan tetap terlihat di semua desktop atau hanya di desktop aktif. Dengan pengaturan yang tepat, Chromebook bisa menjadi alat produktivitas yang handal meskipun dengan spesifikasi yang ringan. Sumber resmi dari Google Support menjelaskan secara rinci cara menggunakan jendela dan tab dalam mode multitasking.
Konfigurasi Multitasking di macOS
macOS menangani multitasking dengan pendekatan yang unik. Tidak ada menu khusus bernama "Multitarefa" di System Preferences. Sebagai gantinya, Apple mengintegrasikan fitur seperti Stage Manager dan Spaces. Stage Manager diperkenalkan di macOS Ventura dan memungkinkan Anda mengelompokkan jendela aplikasi dalam grup di sisi kiri layar. Anda dapat mengaktifkannya melalui Control Center atau System Settings > Desktop & Dock > Stage Manager. Di sini, Anda bisa mengatur apakah jendela yang tidak digunakan akan disembunyikan atau tetap terlihat. Spaces adalah fitur desktop virtual yang sudah ada sejak lama. Anda dapat membuat beberapa Spaces dengan mengklik Mission Control (F3) lalu tombol "+". Setiap Space dapat berisi jendela aplikasi berbeda, dan Anda bisa beralih antar Space dengan gesture trackpad atau Control + Panah.

Multitasking di macOS juga bergantung pada gestur trackpad. Anda bisa menggeser tiga jari ke atas untuk masuk ke Mission Control, atau ke samping untuk beralih antar Space. Pengaturan ini dapat diubah di System Settings > Trackpad > More Gestures. Meskipun tidak ada menu sentral untuk multitasking, Apple menyediakan dokumentasi lengkap di portal Apple Education yang membahas fitur Stage Manager dan cara mengatur ruang kerja. Untuk pengguna yang sering bekerja dengan banyak aplikasi berbasis macOS, menguasai gestur dan Spaces adalah kunci produktivitas.
Daftar Langkah Memulai Konfigurasi Multitasking
Berikut adalah langkah-langkah umum yang bisa Anda ikuti untuk mulai mengatur multitasking di berbagai perangkat.

- Buka menu Pengaturan perangkat Anda.
- Cari bagian Sistem atau Multitarefa (istilah bisa bervariasi).
- Pada Windows: Buka Iniciar > Configurações > Sistema > Multitarefa.
- Pada Android (Samsung): Buka Configurações > Recursos Avançados > Laboratórios, lalu aktifkan gesture split screen.
- Pada Chromebook: Buka Configurações > Multitarefa, atur floating window dan Alt+Tab.
- Pada macOS: Buka System Settings > Desktop & Dock untuk Stage Manager, dan atur gestur trackpad.
- Uji coba dengan membuka dua aplikasi, lalu gunakan snapping atau split screen sesuai konfigurasi.
- Sesuaikan opsi Alt+Tab atau App Switcher agar hanya menampilkan jendela yang Anda butuhkan.
Tabel Perbandingan Fitur Multitasking Antar Sistem Operasi
Untuk memberikan gambaran singkat, berikut adalah tabel perbandingan fitur multitasking utama di empat platform.
| Fitur | Windows 10/11 | Android (Samsung/Generik) | Chromebook | macOS |
|---|---|---|---|---|
| Snap / Split Screen | Ya, dengan snap assist dan layout grid | Ya, melalui gesture atau tombol split | Ya, dengan side-by-side snapping | Ya, dengan Stage Manager atau drag ke tepi |
| Floating Window | Tidak default (perlu third-party) | Ya, pop-up view di Samsung | Ya, bisa diaktifkan di pengaturan | Tidak default, tetapi bisa via Stage Manager |
| Virtual Desktop | Ya, Task View | Tidak (kecuali dengan app khusus) | Ya, Desks | Ya, Spaces |
| Alt+Tab / App Switcher | Dapat dikonfigurasi untuk menampilkan jendela dari semua desktop | Daftar app terbaru, bisa dengan gesture | Dapat dikonfigurasi untuk semua jendela | Mission Control atau gestur trackpad |
| Akses Pengaturan | Configurações > Sistema > Multitarefa | Configurações > Recursos Avançados atau System UI Tuner | Configurações > Multitarefa | System Settings > Desktop & Dock |
Tips Meningkatkan Efektivitas Multitasking
Selain mengatur konfigurasi teknis, ada beberapa kebiasaan yang bisa membantu Anda memanfaatkan multitasking dengan lebih baik. Pertama, batasi jumlah aplikasi yang benar-benar dibuka bersamaan. Otak manusia tidak bisa fokus pada lebih dari dua atau tiga tugas berat secara simultan. Gunakan fitur virtual desktop untuk memisahkan proyek atau kegiatan. Misalnya, satu desktop untuk pekerjaan, satu untuk komunikasi, dan satu untuk hiburan. Kedua, sesuaikan shortcut keyboard. Di Windows, Anda bisa menggunakan Win + Panah untuk snap, Win + Tab untuk Task View. Di macOS, pelajari gestur tiga jari dan Command + Tab. Ketiga, matikan notifikasi dari aplikasi yang tidak penting saat sedang fokus. Sistem operasi modern menyediakan mode fokus atau "Do Not Disturb" yang bisa dijadwalkan. Dengan menggabungkan konfigurasi multitasking yang tepat dan manajemen gangguan, Anda dapat menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam waktu yang lebih singkat.
Kesimpulan
Konfigurasi multitasking adalah aspek penting yang sering diabaikan oleh pengguna. Baik Anda menggunakan Windows, Android, Chromebook, atau macOS, setiap platform menawarkan cara tersendiri untuk mengatur bagaimana aplikasi berinteraksi satu sama lain. Dengan memahami menu pengaturan dan fitur seperti snap window, Alt+Tab, virtual desktop, dan floating window, Anda dapat mengubah perangkat menjadi alat produktivitas yang efisien. Jangan ragu untuk mengeksplorasi opsi-opsi yang ada dan sesuaikan dengan gaya kerja Anda. Ingatlah bahwa multitasking yang efektif bukan berarti melakukan banyak hal sekaligus, melainkan mampu beralih konteks dengan cepat tanpa kehilangan fokus. Semoga panduan ini membantu Anda mengoptimalkan pengalaman multitasking sehari-hari.
Referensi
Artikel ini disusun berdasarkan sumber-sumber berikut:
Techtudo. "Como dividir a tela do PC: conheça todas as formas no Windows." Tersedia di: https://www.techtudo.com.br/dicas-e-tutoriais/2024/03/como-dividir-a-tela-do-pc-conheca-todas-as-formas-no-windows-edsoftwares.ghtml
Microsoft Support. "Suporte da Microsoft." Tersedia di: https://support.microsoft.com/pt-br/windows
Tecmundo. "Saiba ativar função multitarefa difícil de achar no Android." Tersedia di: https://www.tecmundo.com.br/celular/105024-saiba-ativar-funcao-multitarefa-dificil-achar-android-n.htm
Samsung Support. "Guia de Multitarefa." Tersedia di: https://www.samsung.com/br/support/applications/
Google Support. "Multitarefas com janelas e guias." Tersedia di: https://support.google.com/chromebook/answer/177891?hl=pt-BR
Apple Education. "Mac: Multitarefa." Tersedia di: https://education.apple.com/learning-center/T024642A-pt_BR
GCF Global. "Usar modo multitarefa no Windows 10." Tersedia di: https://edu.gcfglobal.org/pt/tudo





